picture-5 Berhubung tadi saat installasi Ubuntu Server nggak ada koneksi internet, jadinya nggak tahu, kenapa setiap kali installasi Ubuntu server selesai dilakukan, saat booting selalu muncul error di GRUB dengan identifikasi Error 18. Sampai 3 kali dilakukan install ulang, ternyata problemnya masih muncul terus. Pusing !!😕

Ternyata permasalahannya sederhana, gara-gara komputer yang diinstall adalah komputer lama, sementara hard disk yang hendak diinstall berukuran 250 GB. Problemnya ternyata, si ubuntu tidak sanggup menangani hard disk yang besar, atau kemungkinan kedua BIOSnya yang nggak support.

Nah, si GRUB gagal melakukan booting karena tidak mampu mengidentifikasi ujung akhir hard disk yang terlalu besar.

Solusinya adalah, melakukan resize ulang harddisk, yang tadinya /boot berukuran 200 GB lebih kukecilkan, dalam kasus ini diubah menjadi sekitar 20 GB saja. Ntar untuk data tinggal ditempatkan di partisi yang lebih besar.

Setelah melakukan repartisi ulang, dan ditunggu kira-kira setengah jam, akhirnya setelah hampir satu hari gagal melakukan instalasi untuk Ubuntu server, GRUBnya mau nyala. Alhamdulillah.

Yah, namanya saja memaksimalkan kembali komputer tua, tentu ada seninya sendiri, meski harus kebingungan sampai hampir seharian lamanya. Semoga saja pengalaman ini dapat bermanfaat bagi yang lain.

Gambar diambil dari sini.