Nampaknya kata ini perlu kuperhatikan dengan baik. Saat kemaren server crash, alhamdulillah, satu hari sebelumnya semua data di blog ini sudah kubackup, sayang hanya postingnya saja yang kebackup, tapi setidaknya posting adalah hal yang paling penting. Tapi, beberapa gambar-gambar yang menyertai posting blog ini tentu saja tidak ikut terbackup, karena backup hanya dilakukan dengan proses export bawaan wordpress.

Sebenarnya untuk masalah gambar dahulu sudah terfikir untuk menampung gambar-gambar itu di picasa google, dan dulu sudah pernah dilakukan. Tapi karena males harus upload ke sana setiap kali mau update blog, akhirnya kembali dengan cara lama langsung upload gambar ke server. Dan akhirnya, beberapa gambar yang pernah diunggah pun musnah dan aku belum sempat me-reupload lagi.

So, always backup your data tampaknya akan menjadi jargonku, paling tidak dua atau tiga hari sekali, harus ada rutin sinkronisasi dari server ke hard disk lokal. Alhamdulillah ada software FTP Drive yang bisa membuat sinkronisasi server yang pake linux dan client yang pake windows bisa berjalan dengan baik. Jadi hanya file-file yang baru saja yang dibackup, tidak harus keseluruhan file dibackup, karena sudah dibackup sebelumnya (incremental backup) dus bisa mempercepat proses backup.

Namanya saja mesin, selalu ada waktu tunggu sampai dia mengalami breakdown, entah itu dalam orde hari, minggu, bulan, tahun, atau bahkan abad. Tidak ada yang tahu kapan sistem kita bisa bertahan berapa lama. Backup harus rajin dilakukan just in case hal-hal buruk terjadi.