Barangkali anda pernah melihat sebuah blog/website yang penulisnya dicaci maki karena mereka menulis di website/blog mereka dengan tulisan bajakan, atau yang lebih dikenal sebagai KOPAS (Copy Paste gitu). Sungguh kasihan betul mereka. Sudah dicaci maki, dituntut meminta maaf, dan berbagai macam atribut disematkan kepada mereka.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena satu hal, dalam membajak tulisan, mereka terlalu lugu, asal Select All, kemudian Ctrl-C, dan kemudian Ctrl-V, abis itu klik submit. Eng..ing..eng.. tinggal tunggu saja waktunya sebelum si empunya tulisan tadi atau fans si empunya tulisan tadi menemukan tulisan bajakan anda. Dan mereka pun akan merasa dibully oleh banyak orang ketika pada akhirnya dihujani dengan sejuta caci maki karena telah melakukan copycat tulisan original. Mereka itu adalah kelompok pembajak amatiran yang belum banyak bergelut dengan dunia underground blogosphere.

Nah, jika anda pemula blogger ingin melakukan pembajakan dengan cara aman, atau anda penggemar racun adsense, yang bingung blog/websitenya mau diisi apa, sehingga cuman asal copy dari website orang lain, ada beberapa tips dan trik yang perlu anda ikuti supaya anda aman dalam membajak tulisan orang lain.

Pertama, namanya saja copy paste, apanya yang dicopy? apanya yang dipaste? Ya anda harus rajin-rajin blogwalking ke banyak orang. Bisa menggunakan mesin pencari, atau datangi planet-planet yang banyak bertebaran di dunia blogosphere, atau datangi pemeringkat blog-blog layaknya pemeringkat rating AC Nielsen yang banyak dipakai sebagai patokan Stupid Sinetron Indonesia (*halah* gak nyambung blaszzz).

Kunjunginlah sebanyak mungkin website/blog yang kira-kira akan menjadi sumber inspirasi anda nantinya. Nah, blogwalkingnya jangan sembarangan. Jangan sekali-kali melakukan pembajakan di blog selebritis dan orang terkenal lainnya, seperti punya Priyadi, Ndoro Kakung, mas Fatih Syuhud, atau punyanya Sandy Nakamura. Resikonya terlalu besar. Blog mereka dikunjungi ratusan bahkan ribuan orang setiap harinya. Setiap kali ada posting yang masuk, ribuan pasang mata akan segera menyantapnya. Nah, ketika anda berniat membajak, bajaklah blog-blog tidak terkenal, yang ratingnya cukup rendah, semakin rendah semakin baik, contohnya blog yang satu ini. Kenapa? Tentu jelas, lha wong ada yang berkunjung ke blog mereka saja, mereka ini sudah bersyukur. Dibajak atau tidak tulisan mereka, toh sedikit orang yang bakal tahu.

Kedua, ketika melakukan copy paste, pastikan apa yang dicopy paste adalah bebas dari unsur kata-kata yang mengarah atau memberikan petunjuk si penulis. Seperti blog yang satu ini, pasti akan selalu ada kata-kata Originally written by Adil Makmur. Kata-kata ini sengaja disamarkan oleh si penulis dengan memberi warna sama dengan latar belakang, hal ini bermaksud menjebak para pembajak yang dengan begitu mudahnya melakukan instruksi Ctrl-A (Select All) – Ctrl-C (Copy) – Ctrl-V (Paste). Pastikan tulisan yang anda bajak bebas dari unsur pengarah tadi.

Ketiga, setelah melakukan pembajakan tulisan, lakukan manipulasi timestamp pada tulisan yang anda bajak tadi. Semisal, tulisan asli diterbitkan pada tanggal 31 Juli 2007. Tentu kalau kita memposting tulisan bajakan pada taggal 30 September 2007, ketika ada yang menemukan tulisan bajakan kita ini, mereka akan mudah menuduh kita sebagai pembajak tulisan. Karena tulisan bajakan kita baru muncul jauh setelah tulisan yang asli muncul. Ada dua cara untuk mengubah timestamp ini. Pertama, ubah tanggal di sistem operasi anda, pastikan tanggal di komputer anda telah dimajukan dari tanggal tulisan yang anda bajak. Cara kedua, tetap saja anda melakukan prosedur normal pembajakan. Setelah itu, masuklah ke mesin blog/website anda, lakukan pengeditan timestamp pada setiap artikel bajakan yang anda buat.

Dengan demikian, ketika si empunya blog atau fansnya menuntut, anda akan dengan lantang bisa mengatakan, “Coba lihat dulu tanggal postingnya bung, jangan asal tuduh. Sekarang siapa yang membajak siapa yang dibajak? Posting saya jelas-jelas sebelum posting dia.” Alibi ini bisa anda pakai ketika anda nanti disomasi oleh penulis yang asli.

Keempat, jika langkah ketiga tetap membuahkan somasi atau caci maki dari blogger sekitar, segera layangkan surat ancaman kepada penulis asli. Layangkan kepada mereka email dengan tulisan semisal seperti ini:

kalau anda terus-terusan mengirim spam peringatan dan email kepada kami,
kami  peringatkan hal ini tidak baik untuk kesehatan website joomla anda,
sekali lagi hal ini tidak baik untuk kesehatan website joomla anda

Sekian

Buat penulis asli menjadi keder dengan ancaman anda, kalau perlu bawa nama tentara atau polisi yang menjadi bekingi anda. Siapkan data-data mereka (catat namanya, alamat emailnya, YMnya, blognya, friendsternya, facebooknya, myspacenya, yahoo mash-nya, multiplynya, fupeinya, Hi5nya, dan nya-nya yang lain), seret ke kantor polisi. Berikan bukti timestamp tulisan anda di langkah yang ketiga tadi untuk bukti di kepolisian dan pengadilan kelak. Biar mereka pada kapok semua dan gak akan lagi memberikan email peringatan kepada anda.

Kelima, jika anda menjalankan bisnis racun adsense dari Google, sebelum anda kena email peringatan yang dikirimkan oleh orang yang mencaci maki anda, kirim email terlebih dahulu ke Google, dan laporkan blog/website yang asli sebagai pembajak tulisan anda. Sepertinya Google juga menganut prinsip FIFS, First In First Serve. Pastikan sesaat setelah membajak, segera laporkan penulis asli karena telah membajak tulisan bajakan anda.

Selamat melakukan pembajakan dengan aman, semoga sukses !