Artikel ini mungkin artikel yang sudah basi banget, tapi Insya Allah berguna bagi para newbie, toh kita semua pasti pernah menjadi newbie, dan gak ada ceritanya kalau kita begitu nongol di bumi ini langsung jadi expert. Ya kan?

Oke, apa sih kegunaan alias IP itu, sebenarnya banyak, tapi kita pakai saja contoh implementasi termudah. Misal di rumah kita ada koneksi Internet, misalnya pake ADSLnya Speedy, atau pake Cable Modem, atau pake koneksi WiMAX, atau whatever lah. Nah, umumnya perangkat-perangkat tersebut hanya akan menyediakan 1 port RJ45 (port buat kabel UTP tuh) sahaja.

Karena kita biasanya butuh ngeshare koneksi tersebut, belilah kita peralatan seperti Hub atau Switch atau Access Point buat koneksi wireless. Contoh kasusnya seperti ini: semisal PC/Laptop kita sudah terkonfigurasi dengan IP tertentu (biasanya karena terminal kita ini terkoneksi via Switch/Hub ke koneksi Internet kita), misal IP kita 10.10.1.151. Nah dari switch, hanya tersedia 1 port tersisa, sementara kita butuh ngeshare buat 10 orang lagi. Kita pingin share buat kesepuluh orang tadi dengan Access Point, misal merk Linksys (tidak ada maksud promosi sama sekali, hanya kebetulan produk ini banyak dipake).

Secara default, biasanya produk Access Point Linksys (mis: WRT 54G) akan memiliki IP default 192.168.1.1. Nah untuk konfigurasi kita biasanya harus "bersusah-susah" terlebih dahulu mengubah IP kita yang sudah paten tadi (di contoh ini 10.10.1.151) menjadi IP yang sejaringan sama si Linksys tadi (misal dengan mengubah menjadi 192.168.1.11) agar dapat berkomunikasi. Jika kita mengubah IP tadi, secara otomatis, koneksi Internet yang sedang kita pake jadi terputus, karena kita sudah berada di jaringan yang berbeda (192.168.1.x VS 10.10.1.x). Nah kita nggak pingin hal itu terjadi. Solusinya adalah dengan membuat alias IP. Dengan alias IP, pada saat yang bersamaan, PC kita tetap terkoneksi dengan Internet dengan IP 10.10.1.151 dan kita pun bisa konfigurasi Linksys kita yang punya IP 192.168.1.1.

First step-nya, buka properties dari network card kita. Kemudian kita pilih Properties, setelah jendela Properties terbuka, kita klik tombol Advanced. Gambar di bawah mengasumsikan bahwa IP komputer saya memiliki IP 10.10.1.151/24 (/24 artinya netmask 255.255.255.0) dengan default gateway 10.10.1.1 yang berarti koneksi Internet akan diarahkan ke 10.10.1.1.

LAN1 LAN2

Setelah langkah di atas dilakukan, akan muncul jendela Advanced tadi, pilih tombol Add untuk menambahkan alias IP yang kita inginkan. Setelah muncul jendela TCP/IP Address, masukkan alamat yang kita inginkan. Dalam contoh ini saya isi 192.168.1.11 netmask 255.255.255.0 untuk menyesuaikan dengan alamat IP Linksys WRT54G saya yang beralamat di 192.168.1.1.

LAN3 LAN4

Nah setelah terkonfigurasi (tentu dengan mengOK kan semua opsi tadi), kita dapat langsung menngkonfigurasi Access Point kita melalui web browser di http://192.168.1.1. Dengan demikian kita dapat langsung mengkonfigurasikan Access Point tadi agar bisa konek ke Internet. Dalam kasus ini, AP Linksys kita akan diberi alamat 10.10.1.152. Setelah kita merubahnya, tanpa mengubah IP kita kembali, pada saat menyimpan konfigurasi di Access Point, kita akan langsung masuk ke alamat http://10.10.1.152.

Bandingkan jika anda tidak memiliki alias IP, step pertama anda harus mengubah IP anda agar sesuai dengan IP Linksys, step kedua anda harus mengkonfigurasi Linksys agar bisa konek ke internet (dengan menjadikan IP WRT54G ke satu network dengan koneksi Internetnya), step ketiga anda harus mengembalikan lagi IP anda, agar PC anda bisa kembali mengakses Internet. Too much kan ?😀

Semoga membantu.