Bukan karena keharusan untuk mbayar domain .id yang membuat aku sebel,

Bukan pula karena aku harus transfer duit ke Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI),

Bukan pula karena harga domainnya yang seharga Rp 50.000 per tahun

Tapi aku SEBEL sama PANDI karena websitenya sama sekali nggak bisa diakses dari Singapura (keliatannya termasuk dari negara-negara lain, karena aku juga pasang proxy di USA pun gagal akses). Sudah hampir satu bulan lebih, aku berusaha mengakses website http://register.net.id untuk masalah her-registrasi (alias perpanjangan domain), tapi hasilnya tetap saja nihil.

Aku sampai harus ngakses via berbagai macam cara, mulai dari proxy-proxy selain Singapura, terus mbikin PHP Proxy script biar bisa akses ke sana, sampai akhirnya Alhamdulillah aku teringat kalau ada rekan-rekan dari ISP UII Net (Global Prima Utama), yang selama ini “setia” membantu aku kalau ada trouble-trouble.

Mulai dari Yuda yang berjibaku di tengah malam eh salah menjelang subuh ding, buat mbikinkan aku akses proxy via UII Net biar bisa akses ke websitenya register.net.id, terus kemudian sekali lagi minta tolong sama mantan mahasiswaku (yang sekarang akhirnya jadi Paklik-ku), paklik Sofyan, dan dia membikinkan NAT sehingga kalau ngakses salah satu IP di UII Net, langsung di-NAT ke websitenya PANDI (https://register.net.id).

Pokoknya SEBEL, SEBEL, dan SEBEL sama PANDI, eh… udah gitu pandi.or.id gak bisa diakses lagi, yang kemudian aku baru nyadar kalau pandi.or.id hanya bisa diakses pakai www (come on, ini websitenya domain Indonesia, masak gak bisa ngasih alias atau CNAME sih buat websitenya PANDI).

catt : * baru tahu, ternyata PANDI pun masih bermasalah , kalau ngliat di milis-milisnya temen2 ISP di Indonesia *