Disclaimer: Saya bukan pendukung SBY pun bukan pula pengagum Amien Rais

Sebelumnya, bagi yang belum baca, sila dilayari URL berikut:

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/25/time/211812/idnews/785386/idkanal/10
http://www.antara.co.id/arc/2007/5/25/pernyataan-presiden-dinilai-berlebihan/
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/05/070525_sbycomment.shtml

Hari ini (eh kemarin ding, sekarang kan dah hari Sabtu dini hari) ada berita yang cukup mengejutkan ketika membaca beberapa situs, yakni “perseteruan” antara Presiden SBY dan Amien Rais. Bagaimana tidak, secara terang-terangan SBY “menuduh” Amien Rais telah memperolok-olok dia selama dua setengah tahun. Semua ini tentu saja bermula dari kasus Dana DKP.

Bagi sebagian pihak, tentu pernyataan ini adalah pernyataan yang sangat berat. Keduanya adalah tokoh besar Indonesia, dan yang terjadi saat ini adalah perang baratayuda konflik yang mungkin boleh jadi akan menentukan nasib kapal negara Indonesia.

Entah, pepatah apa yang tepat untuk menggambarkan keduanya saat ini. Mungkin saja seperti judul dari tulisan ini

Gajah bertempur, pelanduk mati di tengah

Ya, boleh jadi, pelanduknya adalah kita rakyat  Indonesia, atau pun kemungkinan yang paling mungkin, yang akan “mati” adalah para pendukung setia SBY maupun pengagum berat Amien Rais yang notabene juga merupakan rakyat NKRI.

Ketika dua kekuatan besar beradu (laiknya Son Goku yang bertempur melawan Bejita, yang kalau keduanya melontarkan kame hame maka lingkungan sekitarnya pasti hancur berantakan, sementara keduanya sehat-sehat saja) sangat besar kemungkinan sekitarnya juga akan merasakan akibatnya. Entah mungkin dalam bentuk pasar yang merespon negatif, tiba-tiba Rupiah mbledug, atau pun mulai muncul selebaran dan buletin gelap yang menghancurkan persaudaraan di tengah masyarakat. Susah ya jadi rakyat Indonesia😦

Ayolah bapak-bapak yang ada di sana, demi kebaikan rakyat Indonesia, jangan turuti hawa nafsu demi memuaskan ego dan kepentingan kalian, sementara rakyat kalian terinjak-injak !

Pentup: sekali lagi, ayat favoritku ditampilkan lagi … 😉

Dan apabila Kami menginginkan kehancuran suatu kaum (desa), maka Kami perintahkan orang-orang kaya (dan penguasa) di antara mereka (untuk taat), tapi mereka malah berlaku fasik, dan berlakulah apa yang telah ditetapkan, maka kami hancurkan negri itu sehancur-hancurnya (Al Isra, ayat: 8 )

Semoga dapat menjadi pengingat bagi kita semua …

gambar diambil dari: pkukmweb.ukm.my

Technorati Tags: , , ,