Beberapa waktu terakhir ini semakin banyak hoax ISLAM yang bermunculan di mailbox-ku maupun di milis atau pun di blog-blog. Mengutip apa yang ditulis di sini, memang kadang kita begitu mudahnya untuk menerima segala sesuatu yang muncul dari hoax tersebut, hanya semata-mata ada nilai religi yang terdapat di dalamnya.

Sebenarnya esensi yang mungkin hendak dibangun oleh para pembuat hoax itu boleh jadi berupa kebaikan, karena di dalamnya mengajak kepada kaum muslim untuk, misal: tidak ikut merayakan April Mop, percaya akan siksa kubur, kemudian menasihatkan kebaikan, atau untuk membudayakan kata-kata masjid ketimbang mosque, dll, tapi yang menjadi masalah, informasi yang disampaikan jelas-jelas PALSU dan berupa BERITA BOHONG.

Rasulullah SAW mengecam orang yang berdusta atas nama beliau, walaupun mungkin hadits yang disampaikan adalah tentang kebaikan, tapi sekali PALSU tetap PALSU.

Sebenarnya banyak cara untuk menyadarkan kaum muslim akan ISLAM yang mereka anut, akan tetapi tidak harus kemudian dengan berita/kabar bohong demi semata-mata untuk “mengusik” jiwa ISLAM dalam dada mereka. Karena ISLAM datang dengan kejujuran yang dibawa oleh “Al Amin” Rasulullah SAW, bukan kemudian dengan berita kebohongan sebagaimana Musailamah “Al Kadzdzab“. Karena sesuatu yang dibangun atas dasar kebohongan tentu saja akan mudah runtuh ketika kebohongan itu terbongkar.

Allah SWT sendiri telah berfirman dalam surat At Taubah 107-109, tentang orang munafik yang membangun masjid dhiror. Lihat saja, yang dibangun adalah masjid, akan tetapi oleh Allah SWT pembangunan masjid itu karena dibangun atas dasar kepalsuan dan kebohongan, justru para pembangun masjid tadi dimasukkan ke dalam neraka jahannam. Mengapa? Karena pembangunan masjid itu didesain untuk memperlemah kaum mu’min. Sama halnya seperti beredarnya banyak hoax-hoax tadi, yang justru pada akhirnya kita terlalu menyibukkan diri dengan mendiskusikan hoax-hoax tadi.

So, belajar lah untuk lebih berhati-hati terhadap berita-berita yang sumbernya tidak jelas dan tidak benar.

Wallahu a’lam