setelah sekian lama tidak terupdate, akhirnya menulis juga
ini gara-gara kemaren ikutan workshop jurnalistik,
kata-kata pak Sapto Waluyo (mantan redaktur GATRA, mahasiswa S-2 di Rajaratnam School of International Studies, NTU, singapore) benar-benar memacu semangat lagi nih.

kuis satu kata, satu kalimat, dan satu paragraf yang dibawain beliau, mengingatkan kembali salah satu episode Sponge Bob yang pernah kulihat, ketika Sponge Bob diberi PR oleh Mrs. Puff, untuk menuliskan “Apa yang tidak boleh kamu lakukan di perempatan lampu merah !”, kemudian sponge bob di awal mula sangat semangat menulis, eh ternyata menulisnya cuma berhenti di satu huruf, habis itu bingung mau nulis apa. Malah pada akhirnya sibuk mengerjakan banyak hal yang lain dalam rangka melupakan PR tulisan tadi, walhasil menjelang deadline, baru lah dia kelimpungan.

Dari kuis yang diselenggarakan kemaren saat workshop, ternyata merangkai tulisan itu pada akhirnya bukan lah hal yang sulit. Mirip dengan seorang penjahit yang menyambung-nyambungkan bahan dengan benang.

Semoga tulisan kecil ini, kembali menjadi start, agar aku rajin menulis kembali.

Jadi ingat nasihat pak Sapto, orang yang tidak bisa mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya (ide-ide, dkk), maka semua yang ada di kepalanya itu bisa ilang, pada titik ekstrim dia mungkin akan menjadi gila. Tidak seperti harta benda dan material yang kalau kita keluarkan, mungkin makin lama makin habis, berbeda dengan ide dan pemikiran, makin tidak dituangkan (salah satunya dengan tulisan) maka dia akan makin habis. Dan lagi, tulisan juga akan membuat kita mengingat apa saja yang pernah menjadi ide dan pemikiran di kepala kita, apalagi zaman digital sekarang ini.

Yuuuk, nuliss….!!!🙂