pagi yang bersahabat, memori kembali berputar,
menceritakan kisah kehidupan yang lampau,
dalam sebuah cerita

hari ini aku (ingin) memutar kembali kisah bersama kawan-kawanku,
yang mengiringi langkah perjalananku,
membandingkan dengan apa yang telah terjadi sekarang,
yang telah memberikan banyak pelajaran yang berharga

life is (truly) matter of a choice ….,
dan telah Kami ilhamkan kepada jiwa manusia,
sifat fujuur (keburukan) dan taqwa (kebaikan)

mampukah aku mempertahankan diri dengan pilihan kebaikan yang ada sekarang? sebuah pertanyaan besar yang tidak akan pernah sanggup aku jawab

ah, betapa banyak aku melihat perubahan yang terjadi,
pada kawan-kawan yang menjadi kebangganku,
ada yang semakin mengangkasa dengan kebaikannya,
tidak sedikit pula yang “hanya” menjadi manusia biasa,
ada pula yang (mungkin) telah kehilangan kemanusiaannya,
waktu selalu menjadi saksi atas apa yang telah terjadi

hidup bukanlah suatu kepastian, semuanya selalu berawal dari pilihan,
setiap langkah yang diambil, akan menimbulkan sebuah hasil,
setiap aksi pasti ada reaksi,
aku hanya bisa berharap,
Yaa muqollibal quluub, tsabit qolbi ‘ala diinika
Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hati ini di dalam agamaMu

Friends, terima kasih, kalian adalah guru yang berharga dalam salah satu episode kehidupanku

Buat kawanku yang berada nun jauh disana,
Engkau tetap menyimpan berjuta kebaikan kawan, bahkan mungkin orang lain dan aku pun iri dengan kebaikan yang kau miliki, walau kau berkeras hati mengatakan bahwa dirimu telah sangat jauh dari kebaikan.
Aku senantiasa berharap, harapan tiada henti, bahwa kelak engkau akan “kembali”.
Ana uhibbuka fillah ……………………………..